BP3IP Jakarta

WISUDA KE-21, Pelaut Indonesia Menghadapi Revolusi Industri 4.0

JAKARTA – Wisuda ke-21 BP3IP Jakarta (Selasa, 23/4/19) meluluskan perwira siswa yang terdiri dari 77 orang ANT II, 45 orang ATT II, 52 orang ANT III, 54 orang ATT III, 60 orang ANT IV dan 34 orang ATT IV. Acara ini diselenggarakan di Hall Allianz Ecopark Ancol Jakarta yang di hadiri oleh para pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan, tamu undangan dan wisudawan beserta keluarga. Ibu Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan, Umiyatun Hayati Triastuti, Ir., MSc, datang memberikan sambutan mewakili Menteri Perhubungan, Ir. Budi Karya Sumadi yang berhalangan hadir.

Wisuda ke-21 dengan tema “Mempersiapkan Pelaut Indonesia dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0 pada Sektor Maritim”,dimana tema ini sesuai dengan strategi Presiden Republik Indonesia yang mencanangkan tahun 2019 ini sebagai tahun Pengembangan Sumber Daya Manusia. Sekretaris Jenderal IMO, Mr. Kitack Lim, menekankan perlunya perhatian terhadap standar pelatihan untuk pelaut dalam menyambut perkembangan teknologi dan otomatisasi yang disampaikan pada tanggal 15 Januari 2019 saat peluncuran Laporan “Transport 2040: Automation, Technology, and Employment - the Future of Work”. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa seluruh anggota IMO dan pelaku industri harus menerapkan cyber risk management dalam mengantisipasi perubahan IPTEK yang mengharuskan kapal-kapal menggunakan sistem digitalisasi dan otomatisasi. Salah satu Nawacita Pemerintah Republik Indonesia adalah mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia, dan salah satu pilar utama adalah “membangun kekuatan maritim yang didukung melalui peningkatan keselamatan pelayaran dan keamanan maritim’’.

Ibu Umi mewakili bapak Menteri Perhubungan menyampaikan selamat kepada peserta wisuda yang telah berhasil melalui rangkaian kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Kepelautan Tngkat II, III dan IV. “Saya yakin bahwa saudara  setelah lulus dari lembaga pendidikan ini, memiliki peningkatan kompetensi dan lebih mampu melaksanakan tugas di atas kapal serta menyelesaikan permasalahan dengan tangguh dan handal dengan nilai - nilai budaya Bangsa Indonesia.” Ungkap Ibu Umi.

Budi Karya juga berpesan, Jadilah Pelaut yang memiliki kecerdasan intelektual dan emosional, yang mengutamakan Integrity, Service, Responsibility, Learning dan renewal, selalu mengikuti perkembangan Information, Communication, Technology (ICT), dengan mengutamakan Safety dan Security.